Start Up, drama korea yang booming setelah It’s Okay Not to Be Okay, membuatku menunggu setiap minggu. Bagiku yang biasa TimNontonMaraton, menjadi TimOnGoing menandakan drama tersebut bagus – setidaknya subjektif sesuai dengan seleraku. Yak, unek-unek ini ditulis hari Minggu, saat menunggu episode 8.
Disclaimer:
sekali lagi, ini ditulis saat baru nonton episode 7 ya!
Bercerita tentang Seo Dal Mi yang mengikuti ayahnya pasca perceraian, lalu
berjuang untuk membuat perusahaan rintisan. Nam Do San, laki-laki jenius yang
tumbuh di keluarga yang mencintainya, pendiri Samsan Tech. Sebenarnya dia
jenius, pintar, tapi nggak tega-an sama lawannya. Mendengar cerita dari
appa-nya, aku hanya bisa bengong. Do San ini tipe yang stuck di zona
nyaman karena belum ada target yang dia inginkan. Nah, cerita mulai seru ketika
dia bertemu dengan Dal Mi.
Han Ji Pyeong, laki-laki jenius yang tumbuh di panti asuhan. Tinggal
setahun dengan neneknya Dal Mi, awal mula dia menghubungkan Dal Mi dengan Do
San. Ji Pyeong ini, karena dari kecil sudah bekerja keras, ada target yang
harus dia raih, 15 tahun kemudian, dia menjadi bagian dari SandBox.
Sejak awal episode, ada dua kubu, yaitu Seo Dal Mi dengan Ji Pyeong atau
Seo Dalmi dengan Do San. Kubu Do San menyerukan bahwa, laki-laki harus memilih
pasangan yang menemani dari awal banget dalam merintis usaha – klise ya
teringat Itaewon Class, yang mau menyatakan cinta, dan mau usaha dengan target
nyata. Kubu Ji Pyeong menyerukan bahwa, laki-laki harus bertanggung jawab
dengan perbuatan yang telah dilakukan di masa lalu, memberi perhatian secara
tidak langsung – alias peka saat dikode, dan bisa ngehasilin duit di usia
segitu kurang nikaahhh aja sih.
Masing-masing mempunyai perasaan yang sama dengan Dal Mi, tetapi mereka
mengungkapkan dengan cara yang berbeda. Do San malu-malu tapi gas aja
sih menunjukkan kalau dia suka Dal Mi. Kalau Ji Pyeong, mungkin yaa karena
hidup tanpa rasa kasih sayang, dia nggak mengerti kalau dia tuh sayang sama Dal
Mi. Nggak bisa mengungkapkan. Tolong lah Ji Pyeong, belajar dari Jungpal.
Jangan sampai kamu nyalahin lampu merah dan waktu.
Jadi, kalian tim mana? Do San-Dal Mi atau Ji Pyeong-Dal Mi atau bromance
Do San- Ji Pyeong?
Oh ya, ingat kalimat ini, berharap pada second lead adalah
patah hati yang paling disengaja. HAHA. Aku sih Tim Ji Pyeong. Maksudnya,
biarkan Dal Mi dengan Do San, sedangkan Ji Pyeong untuk aku.
Update
02 Mei 2021
WAH AKHIRNYA PUBLISH JUGA DRAFT INI. Setelah menyelesaikan 16 eps dengan
terpaksa, iya aku hanya suka hingga episode 13 AHHAH. Ada beberapa alasan sih,
yang mendominasi karena lama kelamaan definisi Start Up hilang, menonjolkan
romance saja, alurnya terlihat buru-buru (Tarzan-nya lancar banget ya), dan In
Jae deserves more karena dia salah satu kunci dari business di sini ahhaha.
By the way, di menfess twitter, hingga saat tulisan ini publish,
berkali-kali masih memperdebatkan Do San atau Ji Pyeong, Do San yang sangat unperfect,
dan Ji Pyeong deserves better. Lha ya karena aku ada di sisi Pak Han (tidak garis
keras, tapi aku sayang), aku sedikit banyak membela Pak Han.
Kadang tuh juga kesel sama orang yang menilai Do San adalah karakter yang
paling unperfect di semua drama (in case first male lead). Ya aku nggak setuju
kalau dia pakai kata “paling”, kalau dia tidak pakai kata “paling” aku tidak
adakn twitwar sama sender menfess tersebut. Wah, memang menfess tuh sangat pandai
memicu pertikaian. Saat twitwar, tentu aku diserang oleh Tim Do San, padahal
aku tidak menjelek-jelekan dia loh bund, hanya tidak setuju dengan kata “paling”.
Lah kenapa anda mencari perkara? Bisikku pada diri sendiri. Namanya juga
pendapat kan ya, aku membuang waktu dengan twitwar yang tidak penting, ya pas itu
nggak ada kerjaan sih, ya ladenin aja. EH DASAR KAMU TUH.
Dah lah, mari kita akhiri tim-tim-an ini karena Seon Ho tetap tidak dapat
kumiliki.